Headlines Post :
Home » » Replika atau Asli sebuah Android dalam sebuah Tips

Replika atau Asli sebuah Android dalam sebuah Tips

Written By Unknown on 13 Februari 2015 | 13.2.15


Sebenarnya tips yang mengulas tentang cara membedakan keaslian sebuah ponsel sudah dirilis dalam banyak bentuk. Diuraikan dalam sebuah aplikasi, gambar, video serta uraiannya.
Namun dalam kesempakatan kali ini saya mencoba mengulas kembali, berdasarkan pengalaman saya selama bergerak dibisnis ponsel, kebetulan saya membuka konter kecil dikota tempat tinggal saya. 

Masih banyak para konsumen yang selalu menanyakan asli tidak sebuah ponsel. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang merasa tertipu dengan banyak produk yang memang mirip aslinya. Tapi bagi sebagian orang ponsel palsu malah diuntungkan. Karena mereka bisa bergaya dengan smartphone high end dari segi tampilan, harga murah dengan mengabaikan kemampuan ponsel yang ia miliki. Atau mungkin sebuah trend saja. Semua tergantung konsumen untuk memilihnya. Bahkan sebutan android replika ini beragam; Android SuperCopy, King Copy, Cloning. Apapun sebutannya semuanya Android palsu.

Para pelanggan ditempat saya banyak yang mengeluh atau sekedar bertanya tentang keaslian ponsel, contohnya Samsung Galaxy S4. Karena ponsel ini memang menarik untuk dimiliki bagi sebagian orang. Relatif namun banyak yang ingin memilikinya.

Berikut perbedaanya salah satu contoh Samsung Galaxy S4:
-         Pertama dari segi bentuk. Ini tes awal paling mudah. Pada Samsung S4 asli, bezel layar atau bagian kiri kanan, atas bawah tidak terlalu besar. Sehingga pada bagian depan tampak seakan akan terisi penuh oleh layar. Pada S4 palsu, bezel layar terlalu besar, sehingga tepian layar dengan ponsel agak jauh.
-         Perhatikan stiker garansi. Produk original yang dijual di Indonesia bergaransi resmi dan memiliki stiker SEIN. Namun ada juga produk palsu menggunakan stiker yang sama, kemungkinan diambil dari stiker baterai, atau headset original lalu ditempelkan pada body ponsel. Bentuk stiker hasil tempelan biasanya ada kerutan, seperti baru dicongkel menggunakan kuku atau semacamnya.
-         Lihat dari bahan casingnya. Smartphone kelas high-end tidak ada yang memakai bahan plastik yang terkesan kopong bila dipegang. Jika dipegang kurang mantap seperti aslinya (ringan dan kopong).
-         Perhatikan layarnya. Samsung asli S4 memiliki resolusi 1080x1920, artinya tingkat kerapatan pixel sangat baik. Bisa dicoba dengan menampilkan tulisan kecil-kecil. Pada Samsung asli tulisan sangat kecil sekalipun tetap terlihat halus, tidak kasar seperti yang palsu.
-         Untuk lebih meyakinkan lagi. Coba matikan ponsel lalu hidupkan lagi, Miringkan layarnya, jika saat dimiringkan sedikit, warna pada layar berubah bentuk, ponsel tersebut palsu. Karena viewing angle ( sudut penglihatan) yang baik saat dilihat dari sudut miring. Warna dan gambar pada layar harus tetap terlihat bagus seperti dilihat dari depan.
-         Coba buka aplikasi secara bersamaan dalam waktu cepat. Contohnya buka browser lalu tekan tombol home. Buka game lalu buka gallery, buka kamera untuk mengambil foto. Apabila ponsel dilihat seperti kewalahan bahkan hang ( berhenti), kemungkinan S4 palsu.
-         Dari segi software. Biasanya Android replika tidak ada menu update software didalam Settings < About phone. Cara simple untuk mengetahui keasliannya, cobalah masuk ke Download Mode. Ponsel dalam kondisi mati, tekan tombol Volume bawah + Home + Power. Jika muncul screen Volume up to continue dan Volume down to restart phone, maka Samsung itu Samsung asli. Yakinkan lagi dengan menekan Volume up (atas), maka akan terpampang merk Samsung tersebut beserta versi Android nya dengan keterangan-keterangan pendukung lain.
-         Coba kameranya. Samsung S4 asli mempunyai resolusi 13MP. Sehingga hasil kameranya jika dibuka di gallery photo lalu di zoom. Focus, tidak pecah.
-         Coba gunakan fitur NFC (Near Field Commonucation). Tranferkan beberapa file dari S4 ke perangkat lain atau sebaliknya. Pada produk palsu pada umumnya fitur ini tidak bisa karena tidak memilki antena NFC.
-         Coba GPS fiturnya, aktifkan lalu buka Google Maps. S4 asli miliki sudah support GLONASS dan GPS yang baik. Penentuan locking satellite atau penentuan posisinya cepat, tidak lambat seperti yang palsu.
-         Terakhir gunakan aplikasi.
Instal aplikasi CPU/RAM/DEVICE Identifier buatan Davy Bartoloni. Aplikasi ini berfungsi untuk mengetahui jenis processor yang digunakan sebuah ponsel android. Aplikasi ini cukup akurat dan dapat diandalkan. Karena aplikasi Benchmark masih dapat ditipu atau diketahui oleh S4 palsu dan menunjukkan data yang tidak valid.
Sehingga jika ada penawaran ponsel S4 dengan menunjukkan spesifikasi hardware dan kinerja ponsel menggunakan aplikasi Benchmark, jangan lansung percaya. Coba dulu install aplikasi CPU/RAM/DEVICE Identifier buatan Davy Bartoloni untuk membukatikannya.

Catatan Kecil:
-         Mengetik angka *#0*# yang berfungsi untuk mengaktifkan fitur diagnostic test pada ponsel Samsung. Awalnya cara ini cukup efektif, namun sekarang cara ini tidak bisa diandalkan, karena S4 palsu sudah bisa melakukan hal yang sama.
-         Samsung S4 replika banyak jenisnya. Rilis barunya sudah memiliki tampilan bentuk fisik yang mirip aslinya. Demikian juga dengan fitur unggulan S4 seperti Smart Stay, Air Gesture, S-Voice, Face Unlock dan sebagainya sudah bisa digunakan. Harga penjualan berada pada kisaran 3 jutaan.
-         Sebaiknya beli produk Samsung pada gerai resmi Samsung atau pada toko yang bekerjasama dengan Samsung produk.

Semoga bermanfaat. Amin




Share this article :
 
Support : Kang Fathur-Template
Powered by Blogger
Copyright © 2015. Kang Fathur
Published byKang Fathur2015